Tugas dan Fungsi

 

Senat merupakan organ ITS yang menjalankan fungsi pemberian pertimbangan dan  pengawasan akademik. Sesuai dengan Permendiknas no. 49/ 2011 tentang Statuta ITS, Senat mempunyai tugas dan wewenang sebagai berikut:

  1. Menetapkan kebijakan pengawasan di bidang akademik;
  2. Memberikan pertimbangan terhadap norma akademik yang diusulkan oleh Rektor;
  3. Memberikan pertimbangan terhadap kode etik sivitas akademika yang diusulkan oleh Rektor;
  4. Mengawasi penerapan norma akademik dan kode etik sivitas akademika;
  5. Memberikan pertimbangan terhadap ketentuan akademik yang dirumuskan dan diusulkan oleh Rektor, mengenai hal-hal sebagai berikut:
    1. menetapkan kurikulum program studi;
    2. menetapkan persyaratan akademik untuk pemberian gelar akademik;
    3. menetapkan persyaratan akademik untuk pemberian penghargaan akademik.
  6. Mengawasi penerapan ketentuan akademik;
  7. Mengawasi kebijakan dan pelaksanaan penjaminan mutu perguruan tinggi paling sedikit memenuhi standar nasional pendidikan;
  8. Mengawasi dan melaksanakan evaluasi pencapaian proses pembelajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dengan mengacu pada tolok ukur yang ditetapkan dalam rencana strategis;
  9. Memberikan pertimbangan dan usul perbaikan proses pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat kepada Rektor;
  10. Mengawasi pelaksanaan kebebasan akademik, kebebasan mimbar akademik, dan otonomi keilmuan;
  11. Memberikan pertimbangan terhadap pemberian atau pencabutan gelar dan penghargaan akademik;
  12. Mengawasi pelaksanaan tata tertib akademik;
  13. Mengawasi pelaksanaan kebijakan penilaian kinerja dosen;
  14. Memberikan pertimbangan kepada Rektor dalam pengusulan pengangkatan Guru Besar dan perpanjangan batas usia pensiun Guru Besar serta pengangkatan Guru Besar Emeritus;
  15. Memberikan rekomendasi sanksi terhadap pelanggaran norma, etika, dan peraturan akademik oleh sivitas akademika.

Tugas dan wewenang Senat yang dijabarkan pada masing-masing Komisi adalah sebagai berikut:

 A. Komisi Akademik
Terdiri dari Ketua dan Sekretaris Komisi, sebagian anggota wakil dosen Guru Besar dan sebagian anggota wakil dosen bukan Guru Besar.

Komisi Akademik mempunyai tugas :

  1. Merumuskan rancangan pertimbangan dan usul perbaikan proses pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat;
  2. Merumuskan kebijakan pengawasan di bidang pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat
  3. Merumuskan hasil pengawasan penerapan ketentuan akademik;
  4. Merumuskan hasil pengawasan kebijakan dan pelaksanaan penjaminan mutu akademik memenuhi pada standar nasional pendidikan;
  5. Merumuskan hasil pengawasan dan hasil evaluasi pencapaian proses pembelajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat;
  6. Merumuskan hasil pengawasan pelaksanaan kebebasan akademik, kebebasan mimbar akademik, dan otonomi keilmuan;
  7. Merumuskan hasil pengawasan pelaksanaan kebijakan penilaian kinerja dosen;
  8. Merumuskan rancangan pertimbangan penetapan kurikulum program studi;
  9. Merumuskan rancangan pertimbangan penetapan persyaratan akademik untuk pemberian gelar akademik;
  10. Merumuskan hasil pengawasan pelaksanaan kegiatan kemahasiswaan

B. Komisi Etika dan Disiplin
Terdiri dari Ketua dan Sekretaris Komisi, sebagian anggota wakil dosen Guru Besar dan sebagian anggota wakil dosen bukan Guru Besar.

Komisi Etika dan Disiplin mempunyai tugas :

  1. Merumuskan rancangan pertimbangan terhadap penyusunan kode etik dan disiplin yang berlaku untuk sivitas akademika.
  2. Merumuskan pemberian pertimbangan terhadap sanksi pelanggaran etika dan disiplin bagi sivitas akademika dengan memperhatikan peraturan yang berlaku.
  3. Merumuskan rancangan rekomendasi sanksi terhadap pelanggaran norma, etika, dan peraturan akademik oleh sivitas akademika.
  4. Merumuskan rancangan pertimbangan terhadap norma akademik.
  5. Merumuskan pengawasan penerapan norma akademik dan kode etik sivitas akademika.

 

C. Komisi Guru Besar
Terdiri dari Ketua dan Sekretaris Komisi, semua anggota wakil dosen Guru Besar.

Komisi Guru Besar mempunyai tugas :

  1. Merumuskan rancangan pertimbangan dalam pengusulan, pengangkatan dan perpanjangan batas usia pensiun Guru Besar;
  2. Merumuskan rancangan pertimbangan terhadap pengangkatan Guru Besar Emeritus;
  3. Merumuskan rancangan pertimbangan terhadap pemberian atau pencabutan gelar dan penghargaan akademik;
  4. Merumuskan rancangan pertimbangan terhadap pemberian gelar Doktor Kehormatan.
  5. Merumuskan rancangan pertimbangan terhadap aturan penyelenggaraan promosi Doktor.

 

D. Komisi Harian
Terdiri dari Ketua Senat, Sekretaris Senat, para Ketua Komisi, para Sekretaris Komisi.

Komisi Harian mempunyai tugas :

  1. Menjabarkan kebijakan Senat dalam rangka koordinasi pelaksanaannya;
  2. Menjabarkan instruksi, peraturan, ketentuan dan kebijakan pemerintah dalam rangka pelaksanaan pengawasan dan pemberian pertimbangan;
  3. Menyiapkan bahan yang perlu diajukan dalam rapat pleno yang meliputi instruksi, peraturan, ketentuan, kebijakan institut dan masalah yang dianggap perlu;
  4. Menyiapkan pelaksanaan kebijakan berkenaan dengan penilaian kegiatan akademik, vokasional dan profesional serta kepribadian para dosen, peneliti dan mahasiswa;
  5. Menyiapkan rancangan pengusulan dosen yang dicalonkan memangku jabatan akademik diatas Lektor.